DM dengan Ulkus
I . IDENTITAS PASIEN
Nama : Ny. S
Umur : 54 tahun
Alamat : Kalierang Bumiayu
Pekerjaan : PNS (Guru)
Agama : Islam
Tgl masuk RSMS : 23 Agustus 2009 jam
Tgl pemeriksaan : 26 Agustus 2009 jam
II . ANAMNESIS
A . Keluhan Utama : Luka pada jari kaki kanan yang tidak sembuh
B . Keluhan tambahan: Badan terasa lemah, sering kesemutan, banyak minum, dan banyak kencing
C . Riwayat penyakit sekarang
Pasien datang melalui poliklinik penyakit dalam RSMS salatiga dengan keluhan terdapat luka pada jari kaki kanan yang tidak sembuh dan kelamaan semakin membesar dan berwarna kemerahan. Pasien mengaku jari kaki tersebut sebelumnya tersandung tanah lempung sejak 20 hari ini, luka tersebut tampak kering tidak mengeluarkan darah hanya tampak kemerahan dan terasa nyut–nyutan dan panas, pada luka tersebut terdapat nanah sejak 12 hari ini dan menjadi kehitaman, rasa nyeri pada luka berkurang bila luka dikompres dengan rivanol, dan rasa sakit semakin bertambah bila dibawa berjalan, pasien juga mengatakan jari kaki tersebut menjadi bengkak sejak 2 minggu ini, jari kaki tersebut terasa berat untuk digerakkan dan dibawa untuk aktivitas.
Pasien juga mengeluh badannya terasa lemah sejak 1,5 bulan ini, rasa lemah muncul bila pasien banyak pikiran dan terlalu banyak aktivitas, rasa lemah berkurang bila dibawa istirahat.
Pasien juga mengeluh sering kesemutan terutama pada kaki diwaktu malam sejak 2 minggu ini, kesemutan muncul tiba-tiba pada saat pasien tidur, kesemutan berkurang bila kaki dipijat.
Pasien juga mengatakan sering minum sejak 1 bulan ini, pasien minum ± 4 liter 1 hari, rasa haus tidak terpengaruh oleh udara yang panas atau beban kerja yang berat, pasien juga mengatakan banyak mengeluarkan air kencing sejak 1 bulan ini, banyaknya air seni yang keluar ± 2/3 gayung, warna air seni kuning muda dan jernih, urin tidak berbau, dan bila malam hari pasien mengaku kencing lebih dari 3 kali dan mengganggu tidurnya pasien.
D . Riwayat penyakit dahulu
- riwayat keluhan serupa : disangkal
- riwayat tekanan darah tinggi : diketahui sejak 6 bulan lalu
- riwayat penyakit gula : disangkal
- riwayat penyakit jantung : disangkal
- riwayat penyakit ginjal : disangkal
- riwayat penyakit lambung : disangkal
- riwayat kencing nanah dan darah : disangkal
E . Riwayat penyakit keluarga
- riwayat tekanan darah tinggi : disangkal
- riwayat penyakit gula : ada
- riwayat penyakit jantung : disangkal
- riwayat penyakit ginjal : disangkal
III . PEMERIKSAAN FISIK
Keadaan umum : sedang
Kesadaran : Compos mentis
BB : 75 kg TB : 155 cm
- Vital Sign
T : 140/80 mmHg R : 18 x/menit
N : 80 x/menit S : 36,5º C
- status generalis
1.Pemeriksaan Kepala
- Bentuk Kepala : mesochepal, simetris
- Rambut : Warna hitam, tidak mudah dicabut, tidak mudah rontok
- Nyeri tekan : tidak ada
2. Pemeriksaan Mata
- palpebra : edema (-/-)
- konjungtiva : anemis (-/-)
- sklera : ikterik (-/-)
- pupil : reflek cahaya (+/+), isokor, diameter 3 mm
3. Pemeriksaan Telinga : otore (-/-), deformitas (-/-), nyeri tekan (-/-)
4. Pemeriksaan Hidung : nafas cuping hidung (-/-), deformitas (-/-)
5. Pemeriksaan mulut & Faring
: bibir sianosis (-), bibir pucat (-), bibir kering (-), lidah kotor (-),
tepi hiperemis (-), tremor (-), ikterik (-), tonsil: dbn
6. Pemeriksaan Leher
- trakea : Deviasi trakea (-)
- kelenjar lymphoid : tidak membesar, nyeri (-)
- kelenjar tiroid : tidak membesar
- JVP : tidak meningkat
7. Pemeriksaan Dada
· Paru-paru
inspeksi : simetris, retraksi dinding dada (-), sianosis (-), barrel
shaped chest (-)
palpasi : vokal fremitus kanan = kiri
perkusi : sonor
auskultasi: SD: vesikuler, ST: rongkhi (-), wheazing (-)
· Jantung
Inspeksi : iktus cordis tidak tampak
Palpasi : iktus cordis teraba di SIC V LMC sinistra, kuat angkat (-)
Perkusi : batas jantung kiri atas : SIC II LSB
Kanan atas : SIC II RSB
Kiri bawah : SIC V LMC sinistra
Kanan bawah: SIC IV RSB
Auskultasi : S1 > S2, reguler, bising (-)
8. Pemeriksaan abdomen
inspeksi : datar, supel
auskultasi : peristaltik usus (+)
palpasi : nyeri tekan (-)
Hepar dan Lien tidak teraba
Perkusi : tympani
9. Pemeriksaan ektremitas
Superior : deformitas (-), jari tabuh (-), pucat (-). Sianois (-) oedema (-)
Inferior : edema jari +/-, hiperemis jari +/-
IV . PEMERIKSAAN LABORATORIUM
A. Laboratorium darah: Tanggal 25 Agustus 2003
Pemeriksaan
|
Hasil
|
Nilai Normal
|
- Glukosa puasa - Glukosa 2jam PP
- Natrium - Kalium - Klorida e. Darah - SGOT - SGPT - Protein total - Albumin - Globulin - Ureum darah - Kreatinin darah - Kolesterol total - Trigliserida - Bilirubin total - Bilirubin direk - Bilirubin indirek - Alkali fosfatase - Gamma GT - Asam urat |
239 356 140 3,8 104 19 ul/L 10 ul/L 7,68 3,85 3,83 24,5 0,72 242 130 1,07 0,79 0,28 278 31 4,3 |
70-100 mg/dl <140 mg/dl 135-145 mmol/L 3,5-4,5 mmol/L 100-106 mmol/L ≤ 25 ul/L ≤ 29 ul/L 6-7,8 g/dl 4-5,2 g/dl 1,3-2,7 g/dl 10-50 mg/dl 0,5-1,2 mg/mnt <200 mg/dl < 200 mg/dl 0,3-1,0 mg/dl 0,4 mg/dl 0,6 mg/dl 60-170 UI/L 8-38 UI/L 2,4-5,7 mg/dl |
|
Pemeriksaan |
Hasil |
Nilai normal |
|
Sedimen urin - lekosit - epitel kimia urin - SG - PH - Lekosit - Nitrogen - Protein - Glucose - Keton - Warna - Kekeruhan |
12-15 4-6 1.020 5,0 25/ul - 25 mg/dl 1000 mg/dl 150 mg/dl kuning jernih |
Negatif Negatif 1.01– 1.030 4,6 – 8,0 negatif negatif negatif negatif negatif |
V . KESIMPULAN
1. Anamnesa
- Pasien seorang wanita usia 54 tahun
- Terdapat luka pada jari kaki kanan yang tidak sembuh-sembuh
- Badan terasa lemah
- Kedua kaki sering kesemutan
- Pasien banyak minum dan banyak kencing terutama pada malam hari
2. Pemeriksaan fisik
BB : 75 Kg TB: 155 CM
Vital Sign :
T : 140/80 mmHg R : 18 x/menit
N : 80 x/menit S : 36,5º C
Ekstremitas :
Inferior : edema jari +/-, hiperemis jari +/-
3. laboratorium
Pemeriksaan
|
Hasil
|
Nilai Normal
|
|
Glukosa - Glukosa puasa - Glukosa 2jam PP Darah - Albumin Sedimen urin - lekosit - epitel kimia urin - SG - PH - Lekosit - Nitrogen - Protein - Glucose - Keton - Warna - Kekeruhan |
239 356 3,85 12-15 4-6 1.020 5,0 25/ul - 25 mg/dl 1000 mg/dl 150 mg/dl kuning jernih |
70-100 mg/dl <140 mg/dl 4-5,2 g/dl Negatif Negatif 1.01– 1.030 4,6 – 8,0 negatif negatif negatif negatif negatif |
VI . DIAGNOSIS KERJA
- Diabetes melitus dengan ulkus diabetik
VII. HASIL FOTO RONTGEN PEDIS
- Pedis dextra dalam batas normal
- Celah sendi tampak sempit
VIII. TERAPI
- Non farmakologis
- Edukasi
- Mengatur pola makan/diet sesuai kebutuhan BB atau gizi penderita
- Olahraga
- Farmakologis
- Infus Martos 20 tetes/menit
- Injeksi Ampicillin 3 x1 amp
- Insulin 3 x 4 UI
- Glibenklamid 1-0-0
IX . PROGNOSIS
Dubia ad Bonam
Komentar