PPOK
STATUS PASIEN
- IDENTITAS
Nama : Tn. R
Umur : 50 tahun
Jenis Kelamin : Laki – laki
Agama : Islam
Pekerjaan : Sopir
Status : Menikah
Tanggal MRS : 3 Oktober 2009
No. Rekam Medis : 099321 - 09
- ANAMNESIS
Autoanamnesis pasien tanggal 7 Oktober 2009
Keluhan Utama : Nafas sesak
Keluhan Tambahan : Batuk berdahak
Riwayat Penyakit Sekarang :
Pasien datang ke RS Muntilan pada tanggal 3 Oktober 2009 dengan keluhan nafas sesak sejak 1 minggu SMRS, dan sering kumat-kumatan jika batuk sejak + 2 tahun terakhir, 2 minggu SMRS pasien mengeluh batuk berdahak seperti lendir berwarna putih.
Riwayat Penyakit Dahulu :
- Pasien memiliki riwayat merokok sejak 9 th yang lalu, pasien sering batuk lama dan kumat-kumatan, tapi tidak pernah menjalani pengobatan selama 6 bulan.
- Riwayat Asma disangkal.
Riwayat Penyakit Keluarga :
- Riwayat asma disangkal.
- PEMERIKSAAN FISIK
Keadaan Umum : Tampak sesak
Kesadaran : Compos mentis
Gizi : Cukup
Berat Badan : 80 kg
Tinggi Badan : 170 cm
Tanda Vital
- Tekanan Darah : 105 / 71 mmHg
- Nadi : 85 x/menit, regular, isi
cukup
- Pernafasan : 28 x /menit (jenis abdominotorakal)
- Suhu : 36 0 C
Status Generalis
Kepala : Normocephali, distribusi rambut merata,
Rambut tidak mudah dicabut
Mata : Pupil bulat isokor, RCL +/+, RCTL +/+, CA -/-
SI -/-
Telinga : Normotia, sekret -/-, serumen -/-, membran timpani intak +/+
Hidung : sekret -/-, konka eutrofi, mukosa tidak hiperemis
Mulut : mulut kering -, lidah kotor -, papil eutrofi, mukosa tidak hiperemis, Tonsil T1/T1 tenang, faring hiperemis (-)
Leher : KGB tidak teraba membesar, struma -, Trakea letak di tengah.
Thorax depan :
Inspeksi : Gerak nafas simetris, bentuk dada normal
ictus cordis tidak terlihat
Palpasi : Vokal fremitus kanan = kiri
ictus cordis tidak teraba
Perkusi : Sonor pada seluruh lapangan paru
Batas atas jantung : sela iga III garis parasternal kiri
Batas kiri jantung : sela iga V garis midklavikular kiri
Batas kanan jantung: sela iga IV medial garis parasternal kanan
Auskultasi : Suara nafas vesikuler, ekspirasi memanjang, ronchi basah kasar +/+, wheezing +/+ di basal paru , murmur -, gallop –
Thorax belakang :
Inspeksi : Bentuk simetris, lordosis (-), kifosis(-), skoliosis (-)
Gerak nafas simetris saat statis dan dinamis
Palpasi : Vokal fremitus kanan = kiri
Perkusi : Sonor di kedua lapangan paru
Auskultasi : Suara nafas vesikuler, ekspirasi memanjang, ronchi basah kasar +/+, wheezing +/+ di basal paru.
Abdomen :
Inspeksi : Datar, dilatasi vena -
Palpasi : supel, turgor cukup, tidak ada nyeri tekan dan
Nyeri lepas, hepar dan lien tidak teraba
membesar.
Perkusi : timpani di seluruh lapangan abdomen
Auskultasi : BU (+) normal
Extremitas : akral hangat, nadi kuat, perfusi baik, edema lengan -/-, edema tungkai -/-, sianosis -/-
Reflex fisiologis : +/+
Reflex patologis : -/-
- PEMERIKSAAN PENUNJANG
Laboratorium tgl. 5 Oktober 2009
Hb = 13,2 g/dL
Leukosit = 8900/mm3
Ht = 40,8%
Trombosit = 290.000/mm3
Ureum = 32 mg/dL
Creatinin = 1,0 mg/dL
SGOT = 20 u/L
SGPT = 12 u/L
GDS = 115 mg%
BTA 3 X : Negatif (-)
Thorax foto tgl. 29 Desember 2002 :
Cor : CTR <50%
Aorta : tidak ada elongasi
Pulmo : corakan bronkovaskuler normal.
Tidak tampak infiltrat di kedua paru
Sinus, diafragma dan tulang – tulang intak
Kesan : cor dan pulmo dalam batas normal
- DIAGNOSIS KERJA
Penyakit Paru Obstruktif Kronis Eksaserbasi Akut
- DIAGNOSIS BANDING
Asma Bronkhiale
- PENATALAKSANAAN
O2 4-5 L/menit
Infus RL + Aminofilin 2amp 12 tetes/menit
Inj. Cyprofloxacine 1 gr / 12 jam
Inj. Dexametasone 1 amp / 8 jam
Ambroxol Syr 3 x IC
Nebulizer : Ventolin + Flexatide
Salbutamol 2 mg 3 x 1
Birotec MDI puff 3 x II
PEMBAHASAN
Diagnosa : Penyakit Paru Obstruksi Kronis Eksaserbasi Akut
1. Anamnesa : Riwayat batuk lama,kumat-kumatan disertai sesak, dan kebiasaan Merokok sejak 9 tahun yang lalu. Tidak ada riwayat asma.
2. Pemeriksaan fisik :Pulmo : Ronkhi basah kasar (+), wheezing (+) dan Ekspirasi memanjang.
Komentar